Ujian Dalam Bermujahadah

Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka
Tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan

Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Di antara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Ku persembahkan kepadaMu
Yang terindah dalam hidupku

Meski ku rapuh dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa
Hanyalah padaMu

Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu
Dalam dada ku harap hanya
Dirimu yang bertakhta

Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir padaMu

Rapuh:Opick

Subhanallah, Alhamdulillah, Astaghfirullah.

Melayari alam maya, mencari kata-kata dan pesanan untuk suburkan balik hati yang semakin lemah.

Melihat perkongsian orang lain, dengan ujian yang bermacam-macam, buat hati rasa sangat tersentuh. Hidup ini sememangnya untuk diuji. Ujian tu datang dalam macam-macam rupa. Dan jangan lupa, tersasar melakukan maksiat dan dosa juga adalah salah satu bentuk ujian. Apa hikmahnya? Supaya kita kembali dan bertaubat pada Allah. Supaya kita kembali rasa hina di depan Allah. Supaya kita  semakin takut dengan balasan Allah dan supaya kita rasa kasih sayang Allah yang Maha Pengampun dan Maha Mengasihani.

Bila sebut dosa dan maksiat, jangan ingat zina je. Menipu, mengumpat, menyakiti hati orang juga dosa. Dan, MENDEKATI zina juga satu dosa.

Selalu kita diingatkan, ‘Jangan berputus asa dengan rahmat Allah’, tapi kita masih selalu ragu-ragu, masih risau, masih kecewa, masih down. Astaghfirullahalazim.. Itulah ujian kita ketika bermujahadah. Bayangkan ketika kita cuba mendekati Allah, kita sedaya upaya memperbaiki amalan kita, bersungguh-sungguh memenuhkan ilmu di dada, bermati-matian melawan hawa nafsu, syaitan juga berkali-kali-kali ganda bersungguh-sungguh menyekat dan menghalang niat kita, pusing segala macam taktik untuk jatuhkan kita. Begitu juga dengan nafsu kita. Tanpa jemu, menggoda kita. Jadi, jangan kita jemu bermujahadah.

Ingat, bila hati tidak tenang, ada hutang dosa yang masih belum selesai. Dosa dengan Allah, bertaubatlah. Jika dosa dengan manusia, pergilah minta maaf. Memang susah. Tapi berdoalah pada tuhan moga orang yang kita sakiti tu, maafkan kita. Yakin, Allah bantu kita.

Moga kita semua terus tabah dan redha dengan ujian yang diturunkan. Moga kita dapat mengecapi cinta hakiki, cinta abadi, cinta pada yang Satu.

ps: Salah satu blog kegemaran saya, blog Ustaz Pahrol a.k.a ‘ayah’ saya =). Kenapa saya kata ayah saya? sebab setiap pesanan dan kata-kata yang keluar dari ustaz, saya anggap seperti pesan ayah pada anaknya. Sangat sampai di hati saya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Ujian Dalam Bermujahadah

  1. shye says:

    Ko ok?

    I like this quote : “If Allah Tests You, It Means HE Misses You”.

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s